Saat mengambil keputusan harus dipikirkan dengan matang sebelum menyesal dikemudian hari.. *** "Alasan aku hanya satu, karena aku cinta sama kamu." Perkataan Irvin sampai sekarang masih tergiang-ngiang ditelingaku sampai sekarang, aku tahu kalian pasti penasaran dengan reaksi yang aku berikan, kan? Aku kasih tahu karena setelah kalimat keramat yang diucapkan seorang Irvin yang terkenal dingin ketika berbicara dengan orang lain. Aku hanya diam terpaku pada ubin kemarik lantai kamarku, jantung yang tadinya sempat kembali berdetak dengan normal kini bertalu seperti genderang mau perang. Belum lagi wajah Irvin terlihat sangat serius ketika mengatakan, tidak ada raut wajah bercanda atau bahkan raut yang selalu ia tunjukkan yaitu raut wajah datar karena aku melihat raut wajahnya terlihat se

