Chapter 42

1132 Kata

Giselle masih kekeh dengan keputusannnya. Ia tidak mau turun dan tetap duduk. Berulang kali Arsen memaksa, Giselle tidak mau kalah. Bunyi notifikasi terdengar keras. Arsen langsung mengabaikan Giselle dan membuka ponselnya. Sebuah pesan dari Matew tentang keberadaan musuhnya. Satu titik koordinat yang tidak terlalu jauh dari tempatnya. Pergerakannya terlihat begitu cepat menuju tempatnya berada. Panik, Arsen langsung mengatur cara agar musuhnya tidak melihat Giselle. Ia langsung menarik paksa Giselle keluar meskipun gadis itu terus meronta-ronta. Arsen dengan kasar menarik Giselle masuk ke dalam gudang. Ia mengunci mobil dan menutupnya dengan kain kotor yang tersedia. Arsen pun menyebar beberapa kayu lapuk dan palet bekas yang menumpuk. Lelaki itu hanya ingin memberi kesan agar tempat itu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN