“Pak Sudah saya betulkan,” ucapnya setelah lima belas menit berlalu. “Ka—kamu yakin sudah semua?” tanya balik David. “Sudah Pak,” sahutnya santai. David mengecek laporan itu dan benar saja apa yang dia ketik sama persis dengan anggaran yang dia buat sebelum Sheira mengambil data itu. Senyuman mengembang saat melihat hasil kerja Delia hari ini, tetapi dia tidak mau memperlihatkan bahagianya karena David berpikir kalau Delia akan besar kepala jika mengakui kehebatannya. “Bagaimana Pak, ada yang perlu ditanyakan lagi?” tanyanya. “Ada, selesaikan semua ini saya ada meeting di luar bersama Bily, ingat setelah saya pulang jam empat sore, semua laporan ini telah kamu selesaikan dan pakai laptop saya saja dan kamu tetap di ruangan ini!” ancamnya. “Sekarang Pak dan sebanyak ini?” tanyanya de

