Air mata Patricia menetes begitu saja saat Damian mengoleskan salep di pahanya "Apa sangat sakit?" Patricia mengangguk, tapi menggeleng saat merasakan dinginnya salep saat menempel di kulitnya. "Ini tidak akan lama, kamu akan baik- baik saja." Patricia lagi- lagi hanya mengangguk. Damian bergerak mengusap air mata Patricia, dan membuat Patricia tertegun dengan perlakuan Damian. Damian yang akhir- akhir ini berubah menjadi kasar dalam bicara seolah melupakan semua perlakuan lembutnya pada Patricia yang dia lakukan di awal hubungan mereka. Damian menunjukan dimana posisinya, dan itu membuat Patricia sadar jika dirinya hanya seorang jalang bagi Damian. Tak mengapa karena dengan begitu Patricia bisa membentengi dirinya, tapi jika Damian kembali menjadi lembut, apa yang akan terjadi pada

