“Ciye... yang baru dapet kado dari pacarnya." Evan tersenyum malu-malu saat digoda oleh bundanya. Anak tampan itu menyembunyikan wajahnya di balik punggung sang ayah yang kini sedang menonton televisi. "Seneng nih, dapet kado dari Aisha. Coba dong Bunda liat kadonya." Evan tersenyum kecil. Dia mengulurkan tangannya agar Luisa bisa melihat jam tangan yang dia pakai. "Aa... bagus banget. Kok pinter Ai kasih kamu jam? Tau aja kalau Evan suka bangun siang," ledek Luisa pada putranya. Evan mengerucutkan bibirnya. Anak itu langsung memeluk Al dengan wajah masamnya. Al dan Luisa terkekeh melihat reaksi putra mereka. Al mencium kepala Evan dengan lembut. "Hey, Sayang! Jangan ngambek dong! Masa anak cowok ngambekan sih," ujarnya. Evan menghela nafas panjang. "Habisnya Bunda ngelede
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


