"Aku... minta maaf," ucap Raka serius. Matanya tak berkedip memandangi Della yang sedang menunduk. Pria itu menghela nafas pelan melihat ekspresi sendu gadis itu. Raka tau dia sedih. Iyalah, gadis mana yang nggak sedih kalau masa depannya dirusak oleh pria b******k sepertimu, batin Raka bersuara. "Aku bener-bener nyesel, Dell. Aku khilaf. Aku min-" "Nggak usah dibahas lagi," ucap Della lirih memotong perkataan Raka. Gadis itu tetap menunduk menatap lantai di bawahnya. Suasana restoran siang itu lumayan sepi. Dan kebetulan Raka memilih tempat VVIP untuk mereka yang jauh dari meja lain. Sehingga memungkinkan mereka untuk berbicara dengan bebas tanpa takut didengar oleh orang lain. "Kamu... nggak bilang sama Luisa kan?" tanyanya pada Della. Gadis itu terdiam. Lalu tak lama se

