35

822 Kata

Matahari sudah terbenam, bintang-bintang bertebaran di langit. Suasana sunyi dan tentram. Membuat siapapun pasti akan kembali bergulat di kasur. Tapi tidak dengan Fatimah, wanita itu membuka mata kemudian tersentak kaget. Ia masih dalam pelukan Karisma. Diruangan inu hanya mereka berdua. Dengan perlahan Fatimah melepaskan pelukan nya. "Eugh..." Pelukan itu malah mengerat. Fatimah kembali terbaring. Ia menghela nafas kasar kemudian mencoba lagi untuk melepaskan pelukan. "Lepas dulu. Aku mau ke toilet." "Nanti saja." "Kok nanti. Aku sudah kebelet." Dengan terpaksa Karisma melepaskan pelukan itu. Fatimah melenggang. Karisma bangkit kemudian mengucek mata nya. Diliriknya jam yang ada didinding."Sudah sore." Cklek. "Kenapa?." tanya Fatimah. "Haus." Fatimah berjalan mendeka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN