34

493 Kata

Fatimah berjalna tergesa-gesa, seolah ia tahu dimana ruangan Karisma. Begitu sampai ditengah lobby,ia menatap shinta. "Bu, ruangan nya dimana?." "Ada di lantai tiga. Ayo kita naik lift saja." Shinta menarik tangan Fatimah ke lift. Mereka memasuki lift. Fatimah sesekali mengetuk kakinya dilantai dengan tidak sabaran. Matanya terus memperhatikan angka diatas pintu oift yang bergerak sangat lama. Begitu sampai, ia langsung keluar. Melirik setiap pintu melalui kaca. Setelah menemukan ruangan Karisma ia langsung masuk. Disana ada ibu dan Abdi. "Ibu." Fatimah mencium punggung tangan Fatma. "Kamu dari mana?." "Maaf bu, Fatimah dari luar." Fatma hanya tersenyum. Fatimah membalikkan tubuhnya menatap Karisma yang juga tengah menatap nya. "Kamu dari mana?."tanya Karisma. Fatimah tidka menja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN