Karisma sudah kembali ke apartement nya. Ia menghempaskan tubuh diatas kasur. Pikiran nya melayang pada sosok wanita yang entah berada dimana sekarang. Jika benar anak yang dikandung Fatimah adalah anak nya. Bagaimana bisa terjadi. Kapan terjadinya, dimana itu. Tapi, jika berada didekat Fatimah ia merasa nyaman. Memang ia menyukai wanita itu. Tapi, rasa nyaman kali ini berbeda. Apa lagi saat ia menyentuh perut itu untuk pertama kali, ada getaran aneh yang ia rasakan. Lalu untuk yang kedua kali nya. Hal itu seperti ada sengatan yang membuatnya tak ingin menjauhkan tangan. "YaAllah, bagaimana semua ini terjadi..." ⚫⚫⚫ Karisma sudah kembali pada rutinitasnya sebagai CEO. Semenjak tidak ada Fatimah yang mengatur pekerjaannya. Ia merasa kelimpungan. Semuanya seperti tidak tersusun de

