"Abdi, kita kerumah Fatimah." Abdi mengangguk, laki-laki yang usianya lebih muda dari Karisma melajukan mobil yang ia kendarai dengan kecepatan stabil. Menempuh perjalanan kota Yogyakarta kerumah Fatimah. "Apa perusahaan baik-baik saja?." "Baik tuan. Pak Burhan sudah menangani semuanya." Karisma mengangguk sekali, "Terimakasih sudah mau membantuku." "Tidak masalah tuan, itu tugas saya." Keduanya terdiam hingga sampai dirumah Fatimah. Rumah itu tampak sepi seperti biasanya. "Apa dia ada dirumah?." "saya tidak tahu tuan. Coba di ketuk dulu." Karisma turun dari mobil lalu berjalan menuju runah Fatimah. Ia mengetuk beberapa kali, dan tak ada yang membukakan pintu. Akhirnya ia kembali masuk kedalam mobil. "Seperti nya dia ditempat kerjanya. Kita kesana saja." Abdi memundurkan mobil k

