53

471 Kata

Mereka sudah sampai dibandara, sebelumnya mampir kerumah Fatimah untuk membereskan barang. Dibandara, keluarga Karisma sudah menunggu. Mereka berpamitan dengan supir yang menemani Karisma selama disini. Suara yang memberitahukan bahwa pesawat akan berangkat, mengintrupsi. Dengan segera mereka berjalan menuju pesawat. Setelah menemukan tempat duduk, Fatimah merangkul Karisma. "Baru sebentar tapi aku rindu ibu." "Sayang, kita bahkan belum ke Jakarta." Fatimah mengangguk, "Nanti aja di Jakarta aku telfon ibu. Aku pinjam ponsel mas ya." Karisma mengangguk, "Kamu tidur lah, pasti lelah kan?." Fatimah menyender dengan nyaman didada bidang Karisma, ia menghirup parfum yang membuatnya nyaman sebentar kemudian terlelap. Shinta yang tak sengaja melihat itu hanya tersenyum. Berdoa dalam hati s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN