Fatimah membereskan barang-barang yang ada di meja kerjanya. Ia memasukan nya kedalam kardus yang ia pinta dengan OB. Air matanya tidja bisa ia bendung. Setelah eklusr dari kantor ini, ia harus mencari pekerjaan baru. Dan juga mencari rumah kontrakan baru. "Fat..." Bertepatan dengan itu, Fatimah berjalan melewati Karisma menuju lift. Laki-laki itu hanya terdiam tanpa berniat mengejar. Sebelum pintu lift tertutup, keduanya sama-sama bertatapan dengan mata berkaca-kaca. "Fat..." lirih Karisma. Wanita itu membalasnya dengan gelengan kemudian pintu tertutup. ⚫⚫⚫ "Eh Fat. Mau kemana?." "aku resign, Yu." "Hah, kenapa?." Fatimah tidak menjawab, ia hanya tersenyum kecil kemudian menggeleng. "Kamu serius?." Fatimah mengangguk, "Ya mbak, mungkin belum rezeki aku. Nanti uang nya aku

