Song Of Betrayal Chapter 39: Honeymoon (Pt. 2) Telapak tangan mungil Eurene berusaha menutup mulutnya agar dia bisa menahan kembali rasa mual yang mulai membuatnya ingin memuntahkan sesuatu. Hal itu benar-benar menarik perhatian Magnus, ia yang sedari tadi duduk di hadapan Eurene pun melihat raut wajah Eurene yang tampak sedang menahan sesuatu. Selain itu, terlihat olehnya peluh-peluh kecil yang mulai merembes di kening dan pelipis Eurene. “Apa kau baik-baik saja? Sepertinya kau belum pulih sepenuhnya, sebaiknya kita kembali saja sebelum perjalanan semakin jauh.” Magnus hendak meminta kusir kereta untuk menghentikan laju kereta kencana yang mereka tumpangi. Cepat sekali tangan Eurene menyambarnya agar Magnus terdiam. “Tidak perlu … kita tidak perlu kembali,” ujar Eurene dengan suara l

