"Gak akan dimakan?" Tanya Angga dengan sebelah halis yang terangkat. Arasya yang kini tengah menunduk entah sedang apa itu hanya menggumam tak jelas. Angga menghela napasnya pelan. Menarik piring Arasya dan memakannya tanpa tahu malu. Membuat gadis itu mendongkak. "Dari tadi kamu tidak akan kerjaan selain menunduk terus lihat saya?" Tanya Angga sarkas. Seperti yang sudah ia katakan, Arasya ini pekerjaan hanya menunduk lalu menatapnya dan kembali menunduk saat Angga bertanya dengan nada sarkas. "Bapak.." "Kaya Baby sugar saya, kamu jadinya. Panggil nama saja." "Tapi.." "Ck, lama-lama saya tinggalin kamu ke Vietnam nanti!" Angga melirik jam tangannya yang menunjukkan pukul setengah enam. Dan sampai sekarang keduanya hanya saling diam. Membuat Angga geram bukan main. Jam terbang mereka t

