Bag. 42

1549 Kata

Semilir angin menerpa wajah cantik Fresya. Gadis yang hari ini genap 22 tahun itu menengadahkan kepalanya. Menghirup udara malam yang sama sekali tidak bisa membuatnya tenang. Dan malah membuatnya semakin merasakan kesepian yang terdalam. Gadis dengan nama lengkap Fresya Friciana itu mengangkat tangannya yang kini mengapit sebuah batang kecil yang sering disebut sebagai nikotin. Tubuh rampping yang tertutup gaun berwarna putih dengan beberapa perintilan yang ia pasang sendiri di butik temannya itu tertiup angin malam yang semakin mendingin. “Katanya mau teguhin hati. Kok masih aja ngerokok.” Fresya terkekeh pelan. Ia berbalik dan menemukan sosok wanita paruh baya yang entah sejak kapan datang. Dengan cepat Fresya membuang puntung rokoknya ke bawah balkon dan berjalan mendekat. “Tante u

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN