2 Bulan Lalu. “Jadi apa maksudnya ini semua Angga? Mama biarin kamu ada di apartemen bukan berarti kamu bisa ngelakuin ini seenaknya. Apa pernah Mama ajari kamu kaya gini?” Angga menyugar rambutnya ke belakang. Rambut yang panjangnya sudah sampai ke telinga itu terlihat sangat kusut karena sedari tadi terus Angga acak saking frustasinya. Pasalnya sejak tadi Mamanya tidak berhenti menyalahkannya dan membuat Angga ingin sekali meluruskan semuanya. Namun ketika Angga ingin membuka mulut, Mamanya malah berakting layaknya aktor yang sudah berpengalaman. “Kamu gak usah kasih alasan. Mama udah tahu apa yang mau kamu omongin,” ujar Dela dengan tangan yang terangkat dengan penuh drama. Belum lagi wanita itu membuang wajahnya ke samping. Hal yang paling Angga sesali jika terjadi apa-apa dengann

