Bab 91. RDK

1103 Kata

Naya pergi meninggalkan ibunya untuk mengejar Arsen dan Freya. Ternyata selama perdebatan ibunya dan dia, Naya sudah dikode ayahnya untuk pergi menyusul. Ayahnya sebagai pengalih agar ibunya tak tahu jika dia pergi untuk menyusul mereka. “Akang, Teteh!” teriak Naya. Freya dan Arsen yang mendengarnya sontak terhenti dan menoleh. “Iya, Kak,” jawab Freya. “Saya mau minta maaf atas ucapan Ibu saya. Maaf, beliau memang keterlaluan ketika berbicara, saya mencoba mengingatkan pun terasa percuma. Saya hanya bisa mengucapkan maaf untuk mewakili ibu saya,” ujar Naya dengan suara yang lembut dan santun. “Iya, nggak apa-apa, kok. Kami mencoba memahami,” jawab Arsen. “Iya, Kak. Kakak baik banget, semoga Ibunya cepat tersadar agar tak menghina orang lain, ya. Takutnya nanti ge

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN