Saiko belum ingin pulang, dia lebih memilih pergi ke sebuah tempat dimana dirinya bisa menenangkan dirinya sendiri. Saiko kemudian pergi ke sebuah wisata danau buatan, di sana dia duduk di kursi yang memang banyak tersedia di pinggiran danau. Hanya saja berjarak cukup jauh dengan yang lain. Tiba- tiba dia mendapatkan pesan dari Ryu, jikalau Masayu tetap mau makan walau dirinya tidak ada. Saiko hanya tersenyum, tanpa membalas pesan tersebut. Sesungguhnya dia sangat senang sekali jika nanti Masayu bisa menerima cinta Ryu. Ryu sangat baik, sejak kecil mau berbagi kasih sayang orang tua, mainan dan lain-lain. Dan Ryu juga telah menjadi sosok kakak yang baik selalu menjaga dirinya. Makanya Saiko dalam hati sangat peduli dan selalu merasa hutang budi pada kakak angkatnya. "Danau ini sa

