#42

918 Kata

"Rasanya kepalaku mau pecah sayang," ujar Devi. "Belum selesai masalah Livi eh sekarang si Ejak," Devi memeluk suaminya dan Nanta mengusap kepala Devi, menciuminya lalu memeluknya kembali. "Kau sudah mendidik anak-anak dengan baik, aku yakin, mereka akan mampu mengatasinya, kalaupun tiba-tiba Ejak seperti itu, ia akan kembali seperti sedia kala, kita doakan mereka semoga baik-baik saja," "Tadi sekitar jam delapan Livia baru datang bersama Adam, aku tanya kok sampai malam, ternyata mereka ke rumah Adam dulu, semoga Adam tak memupuk harapan terlalu tinggi, aku yakin Livia tidak akan menerima laki-laki manapun dalam waktu dekat," ujar Devi. "Yah Adam anak baik sayang, dulu ia ada di bagian administrasi di hotelku, karena kerjanya bagus, aku kasi dia tanggung jawab di galery seniku," s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN