Tepat saat Oase sampai di ruang tengah rumah Urvilla, dia harus melihat pemandangan yang sedikit membuatnya tercengang. Pria ini benar-benar mengejutkan, aku juga tidak menyangka ternyata Urvilla adalah wanita seperti ini, setelah tadi menciumku, sekarang dia ingin mencium pria lain?kenapa aku harus seperhatian ini dengan wanita itu?Kenapa aku harus memikirkannya? Batin Oase yang menahan emosinya sendiri. Oase menjatuhkan tas belanjaannya, “Bruk!” Dua orang itu menoleh bersamaan, “Oase?” ucap Urvilla sambil mencoba untuk bangun dari posisinya. Galen membetulkan posisi duduknya, dia menatap sinis ke arah Oase sambil tersenyum. “Hai, Oase.”sapa Galen seolah tidak ada yang terjadi. Oase hanya menatap Galen tanpa menjawab. Urvilla merasa Oase menatap dengan tidak bersahabat, “Jangan sal

