Sri masih tidak mengerti situasi saat ini. Dia seolah kehilangan kewarasan ketika Romeo mengatakan akan meminta restu dengan orang tuanya di kampung. Dia masih sama terbengong, dan mengerjapkan mata tak sadar. Romeo, menghela nafas dan memegang tangan wanita itu untuk menyadarkannya. Lalu, Sri tersadar, dan menarik kembali tangannya. "Sek, ini Sri mimpi atau gimana to? Mas Romeo-" "Sri, saya tipe yang tidak bisa mengulangi apa yang sudah saya katakan. Cukup sekali tadi. Dan saya tidak mau mengulanginya." Sri mengerjapkan matanya, "Sek to Mas sek! Ini bukan mimpi?!" Setelah mengatakan itu, Sri mendapati tangannya panas karena dicubit Romeo. Lalu wanita itu refleks memukul tangan Romeo karena terkejut. "Aw! Yo sakit to Mas..." "Sakit kan? Itu artinya kamu tidak sedang bermimpi." S

