54~BC

1607 Kata

“Apa lagi yang kalian permasalahkan?” tanya Altaf setelah Ciara pergi menuju lift, meninggalkan mereka berdua. “Bias,” jawab Cinta santai. Ia memilih duduk di sofa lobi dan membiarkan hatinya tenang terlebih dahulu, “Cia bilang, mereka sering ketemu diam-diam di apartemen Bias selama ini.” Altaf menarik napas, lalu ikut duduk di sebelah Cinta. “Biar aku bicara dengan Bias.” “Nggak perlu,” tolak Cinta menoleh pada Altaf, “dan tolong jangan ikut campur dengan urusan pribadiku, apalagi rumah tanggaku.” “Tapi, apa Bias selama ini baik denganmu?” selidik Altaf ingin mengetahui hal tersebut dari mulut Cinta. Bias memang memilih untuk mempertahankan Cinta, tetapi Altaf tidak tahu bagaimana sebenarnya sikap pria itu terhadap adiknya. “Dia nggak pernah nyakitin kamu? Ngomong kasar, ngancam, ata

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN