Bab 37

1679 Kata

ini, Nadien pergi ke sekolah dengan tampang lesu. Sebenarnya ia tak ingin ke sekolah, ia ingin menunggu Zahra di rumah sakit sampai gadis itu sadar. Tetapi Bunda nya telah berusaha membujuknya, begitupula dengan Ardan yang rela menjemput Nadien hari ini agar gadis itu mau pergi ke sekolah. "Gue janji nanti bakal anterin lo ke rumah sakit setelah pulang sekolah," ujar Ardan yang kini masih berada di rumah Nadien. "Janji?" tanya Nadien dengan menegakkan jari kelingkingnya. "Janji," ujar Ardan menautkan kelingkingnya dengan kelingking Nadien. "Yaudah gue siap-siap dulu," ujar Nadien kemudian ia bergegas menuju kamarnya dan berganti seragam sekolah. "Makasih ya, Ardan. Kamu udah bantu Tante buat bujuk Nadien," ujar Vina, Bunda Nadien. "Sama-sama, Tante," balas Ardan tersenyum. Tak lama

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN