Empat Puluh Empat

228 Kata

Lita menghela napas pelan. "Kalau dia pengin diterima di keluarga ini, buktiin dulu kalau dia layak. Minimal cara bicaranya harus diubah, Mama paling nggak suka sama orang yang nggak punya sopan-santun." "Memangnya cara bicara aku kenapa, Tante?" Lita menggelengkan kepala. "Nih cewek yang pintar jawab gini yang kamu mau jadikan istri? Bisa-bisa dia jadi menantu yang melawan mertua nanti, Rel." Alesha yang terdiam, dan Darel memberi isyarat kepada gadis itu untuk tidak menjawab ucapan ibunya. "Iya, Ma, aku akan ajarin Alesha untuk menjadi menantu yang baik buat Mama." Lita mengendikman bahunya kemudian langsung meninggalkan mereka dengan perasaan kesal. Alesha mengembuskan napasnya. "Udahlah, Rel, kalau mama kamu enggak suka jangan dipaksa." "Terus kamu mau apa?" "Nyerah. Mungkin ak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN