Bab 11
Tak terasa azan subuh telah berkumandang dan mengganggu tidur sosok wanita bertubuh pendek kulit putih, ya itu adalah Senja. Ahirnya Senja bangun dan melakukan Solat subuh setelah selesai solat subuh Senja melakukan olahraga lari disekitar tempat kost nya, tak terasa Senja sudah melakukan 10 putaran dan waktu sudah menunjukan jam 6 ahirnya Senja menyudahi lari pagi nya dan melangsungkan acara memasak untuk sarapan karena saking bahagia nya dan rasa trimakasih kepada pak Alan Senja juga membuatkan bekal untuk pak Alan. Tak terasa jam sudah menunjukkan jam 7.30 dan Senja berangkat ke universitas dengan menggunakan Ojek Online. Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 08.20 tapi Alan belum juga datang di tempat yang sudah dijanjikan tak berselang lama ahirnya Alan datang dengan Raka tangan kanan Alan.
"Untung bapak datang, saya kira bapak gak datang kalo nggak datang saya sumpahin bapak duda seumur hidup jika pun ada yang mau sama bapak pasti orangnya rabun, hahahahahaha"
"Heh berani ya kamu sumpahin saya, tau gitu saya nggak mau datang biar kamu di DO"
"Udah kenapa kalian pada ribut disini sih kayak kucing sama tikus aja nggak pernah akur " ujar raka sebagai penengah
Ahirnya Senja, Alan, dan Raka sampai diruangan milik Mr. Herman.
Tok, Tok, Tok
Setelah dapat jawaban dari dalam untuk masuk Senja, Alan, dan Raka masuk dan langsung duduk di sofa karena sudah dipersilahkan duduk.
"Jadi gini Mr. Herman saya kesini untuk menjelaskan masalah yang hampir membiat saya di DO dari kamupus ini, dan saya sudah membawa orang tua anak tersebut perkenalkan ini pak Alan orang tua anak tersebut " sambil menunjuk Alan " Sedangkan ini pak Raka orang yang melapor kekantor polisi " sambil menunjuk Raka
"Ohh, iya - iya silahkan pak Alan dan Pak Raka menceritakan kronologi agar semua masalah jelas, selahkan "
" oke saya selaku orang tua anak tersebut saya akan menceritakan semuanya jadi anaka saya itu kabur dari rumah untuk mencari mama- nya yang udah nggak mengharapkan dia, dan Alan menceritakannya sedetai mungkin tanpa dikurangi atau ditambahi. Jadi gitu pak ceritanya anak saya aman saat bersama Saudari Senja dan malahan Saudari Senja mengurus anak saya dengan baik tanpa melakukan kekerasan kepada anak saya "
"Jadi masalah ini udah selesai ya, jadi kamu Senja tidak jadi di DO karena kamu tidak terbukti melakukan tindakan kriminal "
"Beneran Mr !! Makasih Mr. Herman. Makasih Pak Alan " jawab Senja dengan hirang karena masalahnya udah selesai dan dia bisa fokus dengan skripsi - nya.
Ahirnya Senja, Alan, dan Raka keluar dari ruangan milik Mr. Herman dan langsung menuju tempat parkir mobil.
"Pak ini bekal dari saya sebagai ucapan terimakasih karena udah meluangkan waktu bapak untuk datang kesini " ujar Senja sambil menyerahkan kotak makan
"Makasih, yaudah saya pergi dulu ya "
"Iya pak hati - hati dijalan ya " sambil melambaikan tangan
●●●
Sesampainya Alan dikantor dia langsung meng hadiri rapat antar devisi, dan rapat itu berjalan sampai waktu makan siang dan Alan baru ingat jika dibawakan bekal oleh Senja. Dan Alan membuka kotak bekal itu
"Ohh ternyata dimsum " gumam Alan " Hem ternyata enak juga masakan dia rasanya pas dilidah aku, rasa sausnya beda dari yang sering aku beli, apa jangan - jangan dia buat saus sendiri ya hem enak banget pengen namabh tapi kok udah habis " gumam Alan sambil makan dimsum.