BAB 1. Anak
BAB 1. Anak
Matahari telah menunjukkan sinarnya , semua orang telah nelakukan kegiaantannya namun sosok perempuan tersebut masih nyaman tidur dikasunya dan enggan untuk bangun, namun suara telfon mengganggu tidurnya.
Dert,dert
"Ih siapa sih yang ganggu tidur gue, nggak tau apa lagi mimpi indah" dengan malas ia mengangkat telfonnya.
" Halo, siapa ini "
" Ini gue kila" jawab kila
" Iya Kila ada apa pagi - pagi telfon"
" Kamu gaklupa kan hari ini kamu ada bimbingan ?" Senja menepuk keningnnya
" Oh iya gue lupa " Senja langsung menutup telfonnya secara sepihak.
Ya perempuan itu adalah Senja Soraya, sosok wanita yang cantik, ceria dan sedikit barbar.
Setelah selesai melakukan ritual mandinya selam 15 menit Senja langsung mengenakan pakaiannya dan menggunakan bedak tabur sedit setelah melakukan itu ia langsung brangkat ke kampus untuk melakukan bimbingan.
"WOYYY" sapa Kila
" Yaampun kamu kalo ngomong kecilin dikit dong suaramu ini itu bukan hutan ya"
" Ya maaf namanya juga kebiasaan" . Senja memutar bola matanya jengah karena sahatnya itu sudah biasa berteriak triak seperti tarsan.
," Yaudah yuk bimbingan sekarang nanti Mr. Davin marah - marah lagi hihihihi"
" yaudah yuk brangkat hehehehe"jawab Kila
Sudah hampir 1 jam Senja dan Kila belum keluar dari ruangan Mr. Davin.
"Gilak Mr. Davin kalo ngomel lama banget " ujar senja
"Iya udah kena omelan skripsiku dicoreti semua karena banyak yang salah " ujar Kila sambil marah - marah
"Yang sabar ya kila sayang wkwkwk"
"Kamu enak udah mau lanjut bab 3, sedangkan di bab 2 terus kan jadi malas aku" ujar Kila
"Gimana kita jalan - jalan kepuncak"
" emmm ide yang bagus, gimana kalo kita pergi kesana 2 hari lagi ?"
" Oke "
Akhirnya Kila dan Senja pulang kerumah masing - masing karena rumah mereka tidak searah akhirnya Senja menunggu bus di halte bus. Saat dihalte bus Senja menjumpai anak yang menangis dan akhirnya Senja menghampirinya.
"Hai dek " sapa Senja
" _ "
" kok gak jawabya apa jangan - jangan anak ini takut ya sama gue " ujar Senja dalam hati
" Adek disini sama siapa ?"
" sendiri " ujar anak itu yang masih sesugukan
" loh kok sendiri ? Gimana kalo kakak antar kerumah adek ?" Ujar Senja dengan halus
" boleh kak tapi aku lupa jalan pulang " ujar anak itu sambil menangis dengan kencang
Aduh gimana ini apa anak ini aku bawa pulang aja ya, apalagi sekarang gue jadi tonton orang - orang yang ada dihalte bus dan orang - orang yang dipinggir jalan. Kalo nanti kalau aku bawa pulang nanak ini dicariin orang tuanya, aduh aku harus gimana ini, yaudah aku bawa pulang dikosan aku dulu kalik ya.
"Emmm, adek mau nggak tinggal di tempat kos kakak ? " adek itu menjawab dengan anggukan
"Oke, yaudah ayok kita pulang "
"Ayo " jawab anak itu dengan ceria.
Akhirnya bus yang ditunggu Senja datang juga akhirnya Senja dan anak itu naik bus tersebut, setelah 15 menit menempuh perjalanan akhirnya Senja dan anak tersebut sampai di tempat kos milik Senja.
Ceklek
"Yok dek masuk, selamat datang ditempat kos kakak " ujar Senja dengan ceria
" iya kak "
"Oh iya nama kamu siapa " anak kecil tersebut menjawab
" Reno kak"
"Oh Reno, perkenalkan nama kakak Senja Soraya panggilsaja kak Senja, oke "
" oke kak "
"Yaudah sekarang kamu mandi ya, oh iya kamu belum punya baju ganti ya, gimana kalo kita beli baju dulu habis itu baru mandi " ujar senja
"Siap bos hehehehe " jawab Reno sambil hormat
" kamu ini aneh - aneh aja " uajar Senja sambul menepuk - nepuk kepala anak itu dengan sayang.
Akhirnya Senja dan Reno sampai ditoko pakaian dan sudah menemukan baju yang cocok untuk Reno. Akhirnya Senja dan Reno kembali kekosant, sebelum pulang Sanja dan Reno pergi ketaman kota karena tempat kost Senja lumayan deket dengan taman kota. Karena sudah capek karena bermain kejar - kejaran dengan Reno. Akhirnya Senja dan Reno pulang dan tidak lupa sebelum pulang Senja dan Reno mampir ketukang sate untuk membeli sate. Akhirnya Senja dan Reno menghabiskan sorenya dengan gembira .