Tak terasa senja bekerja sudah dua bulan dan hubungan antara Senja dengan Reno semakin dekat begitu pun dengan Daddy nya yaitu Alan. Saat ini hari minggu Alan dan Reno memutuskan untuk berenang bersama sejak pagi karena sekarang sudah agak siang Senja memutuskan untuk memanggil Reno untuk menyudahi berenang nya
" Reno sudah dulu ya berenang nya ini sudah siang matahari sudah agak panas" ucap Senja sambil memegang handuk untuk Reno
"Baik mama" ucap Reno langsung menuruti perkataan Senja
oh iya kenapa sekarang dipanggil Mama bukan kakak lagi karena
Flash Back
Saat waktu istirahat Reno menghampiri Senja dengan nangis-nangis karena diejek teman - temannya tidak mempunyai mamah
" Kak Senja" panggil Reno sambil memeluk Senja
" Kamu kenapa Reno, siapa yang membuat kamu menangis" ucap Senja sambil mengusap - usap punggung Reno karena Reno masih memeluk Senja
" Teman-teman Reno nggak mau berteman dengan Reno karena Reno nggak punya mama" ucap Reno sambil nangis
Senja cukup terkejut karena anak yang masih umur 4 tahun sudah faham masalah seperti itu, padahal umur segitu ngertinya itu cuma main nggak faham tentang masalah gituan
" Ayo kita samperin teman - teman Reno nanti kak Senja marahin" ucap Senja marah-marah karena tidak terima anak asuh nya dihina
" Ayo kak" ucap Reno sambil menggandeng tangan Senja
setelah sampai ditaman bermain Reno menunjukkan arah teman-temannya yang tadi mengejek Reno
"Itu kak teman-teman Reno yang mengejek Reno"
"Ayo kita kesana " ajak Senja
Senja menghampiri anak -anak tersebut dengan langkah lebar dan menggulung lengan baju yang dia pakai
"Jadi kalian yang sudah mengejek Reno"
"Ini ada apa bu kok anda marah-marah sama anak saya sih" ucap ibu -ibu yang tak terima anak nya dimarahi Senja
"Anak ibu mengejek Reno karena Reno tidak punya mama"
"Ohh jadi itu masalahnya, memang benar kan Reno nggak punya ibu dia itu anak haram" ucap ibu tersebut dengan mencemooh Senja
"Perkenalkan nama saya Senja Soraya ibu dari Reno" ucap Senja dengan mengangkat dagu nya seakan - akan menantang ibu tersebut "Jadi sekarang jangan hina Reno lagi karena Reno bukan anak haram dia anak saya"
Untung Senja kerja tidak memakai baju ala baby sister, senja dibolehkan memakai pakaian bebas. Sehinggak bisa membalas perkataan ibu-ibu julit itu, kalo dia memakai pakaian seragam baby sister wah nggak bisa dibayangkan lagi mulut ibu-ibu tersebut pasti akan merendah kan Reno terus.
Dan ibu-ibu tersebut tidak membalas perkataan Senja. Setelah mengucapkan itu Senja meninggalkan tempat tersebut sambil menggandeng tangan Reno. Setelah sampai ditempat tunggu Senja mengeluarkan bekal yang sudah dibuat untuk Reno makan siang
"Reno ayo makan" ucap Senja sambil melikat Reno " kamu kenapa lihatin kakak seperti itu Reno" tanya Senja heran
"Reno boleh manggil kakak mama ? " tanya Reno takut
"Emmboleh nggak ya?" ucap Senja sambil mengetuk-ngetuk dagunya seolah-olah lagi berfikir
" Boleh ya kak" ucap Reno mau mengis
"Iya boleh, Reno bokeh panggil kakak mama biar Reno tidak diejek teman-teman Reno yang nakal itu" ucap Senja sambil tersenyum
"Makasih mama" ucap Reno sambil memekuk Senja
" Udah ayo makan keburu kamu masuk kelas deh" ucap Senja
"Siap mam" ucap Reno sambil tersenyum karena saking bahagianya memiliki mama lagi