Bab 14 kerja

577 Kata
Keesokannya Senja datang kekantor jam 7 tepat tidak lebih tidak kurang, tapi saat sampai dikantor keadaan kantor masih sepi masih terkunci karena bingung Senja memutuskan untuk bertanya satpam yang masih berjaga ditempat pos satpam. "Pak kok kantornya masih sepi sih, sakarang kan bukan tanggal merah" tanya Senja "Iya mbak hari ini bukan tanggal merah jadi kantor masuk, tapi jam masuk kantor itu jam 8" jawab pak satpam tersebut "Apa jadi aku harus nunggu satu jam, wah bener - bener nih pak bos sialan banget ngerjain aku pengen gue pites deh rasanya tapi aku nggak berani hahaha" batin Senja "Gitu ya pak, saya boleh nunggu disini nggak ?" Tanya Senja "Silahkan mbak" Setelah menunggi satu jam dengan hampir mati kebosenan karena nunggu kantor buka, ahirnya begitu lama penantiannya ahirnya dia ketemu dengan Caludia, dia adalah asisten sekertaris CEO. "Apa benar dengan Senja Soraya ?" Tanya Claudia "Iya saya Senja Soraya bu" "Oke, perkenalkan mana saya Claudia saya asisten sejertaris CEO, saya akan menjelaskan pekerjaan anda sekarang. Anda sudah tau anda kerja sebagai apa kan ? " "Iya bu saya sudah tau, saya keterima bekerja sebagai asisten" jawab Senja sopan "Jadi gini asisten yang dimaksud adalah jadi asisten rumah tanggak, ehh engak-enggak maksut saya itu jadi baby sisternya anaknya pak CEO disini" jelas Claudia dengan was-was karena Senja adalah 10 orang yang sudah diterima kerja tapi tidak ada yang tahan cukup lama paling-paling cuma bertahan 4 bulan karena anak Pak CEO suka kabur dari rumah dan dia selalu jahil dengan pengasuhnya itu" jadi gimana kamu mau ? " tanya Claudia dwngan was-was karena takut ditolak "Wah parah masak aku sekolah sampai tinggi-tinggi dapat nilai tertinggi lagi masak ujung-ujungnya kerja jadi baby sister kan nggak lucu" batin Senja "Gimana anda mau kan, ini surat kontrak nya bisa anda baca dahulu, kalo mau silahkan tanda tangan kontrak-nya" ujar Claudia "Gila gajinya 10.000.000 per bulan dan itu cuma ngurus anak kecil, itu mah gampang aku udah biasa ngurus anak kecil, apa harus tetap tinggal disana, gakpapalah tambah ngirit nggak ngeluarin uang untuk bayar kos hahaha" batin Senja "Oke saya mau kerja disana, ini benar kan kalo gajinya 10.000.000 per bulan ? " "Itu benar, silahkan ini ditandatangani dulu" ucap Claudia sambil menyodorkan surat konyrak dan bulpoint. Tanpa pikir panjang Senja langsung menanda tangani surat tersebut karena dia tergiur dengan gaji yang ditawarkan. "Karena kamu sudah menandatangani surat tersebut, mari ikut saya, saya akan mengantarkan anda kerumah Pak CEO" dan dibales Senja nggukan Ahirnya Senja dan Claudia sudah sampai dirumah CEO memakan waktu sekitar 30 menit. "Loh jalan ini kayak pernah liwatin, dan ini rumah kayak familiar sama aku, alah mungkin ini cuma kebetulan sama" Senja sedang berperang batin "Ayo masuk, kamu kok ngalamun terus sih " ucap Claudia "Ah eng-enggak kok bu, mungkin itu perasaan ibu aja, ayo bu masuk nanti pak CEO marah sama ibu lagi" ucap Senja dengan gelisah karena kepergok melamun terus, dan dibalas anggukan oleh Claudia Tok, Tok, Tok "Silahkan masuk bu Claudia" ucap si asisten rumah tangga "Ada bu silahkan duduk" Ahirnya Senja dan Claudia duduk dikursi ruang tamu. Tapi diarah atas ada keributan seperti tangisan anak kecil "Aku nggak mau pengasuh Daddy aku mau main sama Daddy terus" ucap anak itu dengan nangis digendongan Daddy nya dan turun kebawah. Coba kamu lihat dulu cocok apa nggak sama baby sister yang baru kalo nggak cocok nanti Daddy cariin yang lain, saat menengokkan kepalanya anak itu terkejut "Loh kak Senja " ucap anak tersebut dangan terkejut dan senang
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN