Jika waktu itu Jihan melihat Kakak dan Abangnya begitu gugup menghadapi hari pernikahan mereka, kali ini giliran dirinya. Jihan tak menyangka waktu begitu cepat berlalu, rasanya kemarin dia masih menjadi Mahasiswa yang dengan segudang tugas yang diberikan oleh Dosen-dosen di kampusnya, rasanya dia masih begitu bebas ke sana ke mari mengunjungi beberapa tempat wisata, kafe yang sedang tranding dan tempat lainnya bersama dengan Nana dan Sinta. Jihan merasa bahkan baru kemarin dia pergi ke Jepang untuk mengikuti program magang dari kampus, yang sebenarnya dia ikuti untuk menjauh dari kehidupan Damar. Semua yang terjadi dalam hidupnya dan juga hubungan dengan Damar dilewati oleh mereka dan bisa sampai di titik ini. Hari ini dia menjadi seorang pengantin, pernikahan impian yang sejak du

