Jihan terdiam. Di hadapannya kali ini ada Yamada yang sedang menatapnya dengan begitu lekat. Mereka kembali jalan berdua, sebenarnya Jihan sempat akan menolak tetapi Nadin malah mengiyakan ajakan Yamada, siapa yang di ajak dan siapa yang mengiyakan. Karena merasa tak enak, akhirnya Jihan pun kembali berjalan-jalan bersama dengan Yamada. Dan keputusannya salah, harusnya dia tak setuju untuk keluar bersama denga Yamada kalau akhirnya harus seperti ini. Tepat sepersekian detik yang lalu, Yamada bilang suka kepadanya. Jihan tentu saja terkejut dengan pernyataan tersebut. Jihan tak menyangka saja Yamada akan mengatakan perasaannya begitu cepat, ya menurut Jihan memang begitu cepat meski mereka sudah saling mengenal beberapa bulan ini, tetapi apa memang bisa perasaan suka pada seseorang

