▪️Chap 23▪️

1542 Kata

-Saat kenangan yang tak mampu terulang membuat rindu terasa sangat menyakitkan- ▪️▪️▪️▪️▪️▪️ "Ah, akhirnya kita sampai." Charlotte menghela napas lega. Setelah perjalanan yang menempuh beberapa jam dari akademi ke Kota Letopiea tujuan mereka, akhirnya kaki mereka berhasil menginjak di tanah Letopiea. Orang-orang di sana tampak sedang sibuk berlalu lalang. Sebagian besar dari mereka berbondong kembali dengan bus kilat dari Vandoria. Sebab, tujuh puluh persen penghuni Kota Letopiea adalah para pedagang di Vandoria. Selebihnya, hanya memanen buah dan sayur yang mereka tanam hamparan lahan dekat dengan perbatasan kota Letopiea dan Sunlone. Meski bukan dataran tinggi, lahan yang khusus digunakan untuk menanan buah dan sayur di sana memang sangat subur. Hasil panen itulah yang akan dijual oleh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN