▪️Chap 33▪️

1850 Kata

-Yang terlihat mudah bagi orang lain, belum tentu mudah bagi diri sendiri.- ▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️ Air matanya mengalir begitu saja. Matanya menatal kosong ke satu arah. Langit yang menggelap di hiasi rentetan bintang tak membuatnya terhibur sama sekali. Rasanya  ... ia sangat ingin berteriak. Melepas semua sesak di d**a karena sebuah kerinduan. Beberapa kali Zinno menepuk bahu gadis itu. Gadis bernetra biru Aquamarine yang masih hanyut dalam kepedihan. Kerinduan yang teramat dalam sudah pasti membuatnya lupa jika ada orang lain di sisinya. Bahkan ia tak peduli jikalau tak hanya satu orang yang melihat. "Zinno," lirihnya. Membuat sosok yang masih menepuk-nepuk bahunya itu berdeham pelan. "Maaf karena kau harus melihatku dengan keadaan yang sangat memalukan ini." "Lepaskan saja penatmu. Aku m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN