▪️Chap 31▪️

2513 Kata

-Dunia bilang, hasil takkan mengkhianati usaha. Itulah harapan semua manusia- ▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️ "Kau terlalu lamban. Kenapa kau sangat suka bermain-main?" Gadis berambut pirang pucat yang tengah tiduran di sofa dengan memainkan kaki itu hanya terkekeh. "Jangan buang waktuku. Segera habisi dia. Para suruhanku selalu gagal. Mereka mati setelah mencoba menerobos dinding pelindung itu." Sosok berpakaian rapi itu bangkit dari kursi kebesarannya. Menuju ke dekat sebuah kaca yang menampakkan indahnya hamparan gedung-gedung pencakar langit. "Ya, ya, ya. Tenang saja. Setelah mereka melihat mayat temannya sendiri, aku yakin emosi mereka akan menggebu-gebu. Dengan begitu, aku bisa lebih dan lebih kuat saat menghadapi mereka." Sebuah sunggingan tipis tercetak di bibirnya. Tangan kanannya itu meman

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN