▪️Chap 18▪️

1322 Kata

-Saat keegoisan menguasai, ingatlah kata maaf untuk menepisnya- ▪️▪️▪️▪️▪️▪️ Ruangan pelatih tampak sangat sibuk hari ini. Karena lusa, mereka akan mengadakan seleksi lanjutan untuk para siswa yang terpilih mengikuti ujian kenaikan tingkat. Beberapa dari mereka sibuk mengetik sesuatu di dalam komputer sedangkan lainnya sibuk berbagi argumen. Namun, saat Edrea datang, mereka langsung menyambut kehadiran wanita itu dengan sapaan hangat. "Ed! Sudah lama kau tak mampir ke sini." Seorang lelaki bertubuh jangkung dengan berat yang tampak ideal itu memasang senyuman lebar. Tangannya terlentang seolah sangat antusias akan kehadiran Edrea di sana. Edrea tersenyum tipis melihat Kendric—sosok lelaki yang menyapanya. Tanpa mengatakan apapun, Edrea langsung menuju ke meja Gerd selaku ketua seleks

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN