Cincin

1648 Kata

"Hai Mas, tumben jam segini belum siapan? Apa hari ini Mas Rasya gak kerja?" tanya Kalina heran. Rasya baru saja turun dari kamarnya di lantai dua, padahal saat ini sudah jam sembilan lebih dua puluh menit. Dan itu pun hanya memakai baju kaos dan celana jeans. Ia duduk di meja makan bersama Kalina. "Mm... aku punya rencana hari ini, jadi khusus hari ini aku ambil cuti dulu. Kok sepi? Papa udah berangkat?" tanya Rasya, matanya berkeliling mengitari setiap sudut rumah. "Papa udah berangkat sejak tadi," sahut Kalina. "Apa Papa gak nanyain aku?" tanya Rasya lagi. Kali ini dia mulai menyuapi mulutnya dengan nasi goreng buatan Bik Imah. Kalina menggeleng. "Enggak ada. Mungkin Papa tau kalau saat ini Mas Rasya butuh waktu untuk berpikir." Rasya hanya manggut - manggut. "Mama dimana?" "Oh,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN