Pintu terbuka, Ayana berjalan masuk mengiringi langkah Danang -si cowok Officeboy--, yang sudah lebih dulu melangkahkan kaki masuk ke ruangan Rasya. Dengan langkah takut, Danang maju mendekat ke meja Rasya. Ayana menunggunya di samping sofa dengan kepala tertunduk. Ini kali kedua Ayana datang ke ruangan ini. Masih sama persis. Semuanya masih pada tempatnya semula. Bunga yang Ayana letakkan juga masih ada di atas meja, tak jauh dari tempat Ayana berdiri saat ini. "Permisi pak Rasya," terdengar suara Danang membuka percakapan. "Kami ingin mengganti bunga di ruangan bapak." Sambung Danang lagi. Tak ada jawaban dari mulut Rasya. Saat Ayana mengangkat wajahnya, ia bisa melihat Rasya sedang fokus pada tumpukan file di depannya. Danang berbalik, berjalan mendekati Ayana yang masih setia berd

