Kata CINTA

1082 Kata
Taman cinta, tempat muda mudi berkumpul. Dengan ditemani lampu lampu taman yang sungguh indah serta bunga bunga yang cantik menghiasi taman tersebut. Diana memandangi sekitar dengan begitu takjub, dengan diiringi irama musik romantis yang di suguhkan. "Kita kesana yuk" kata Firman "Disana ada tempat duduk sambil kita bisa makan disana". Diana dan Firman duduk berdua menikmati makanan yang telah di beli di penjual sekitaran taman. "Romantis ya" ucap Diana. "Kamu suka?" jawab Firman "Ini tempat yang dapat menenangkan aku". "Kamu sering kemari? Aku baru pertama kalinya kesini" kata Diana "Sebenarnya kamu mau ngapain ngajak aku ketemuan?". "Aku pengen ngajak cewek yang aku suka menikmati malam ini dengan melihat keindahan taman ini" jawab Firman "Diana apa kamu mau jadi pacar aku?". Hampir tersedak Diana memandang wajah Firman. "Pelan pelan Diana kamu kalau makan, ini kamu minum dulu" ucap Firman. OMG ini orang beneran nembak aku di sini, sekarang ini. Apa dia habis kebentur sampai sampai ngajak jadian padahal kan dia gak kenal sama aku bati Diana. "Kamu gak kenapa napakan?" tanya Diana syok "Aku aja gak kenal kamu kita kan baru aja ketemu dan cuma sebatas tau". "Entah kenapa aku merasa ada rasa pada kamu saat kita pertama kali bertemu" jawab Firman "Dan aku harap kamu menerima kata Cinta aku ke kamu". Tanpa disadari Diana menganggukkan kepalanya. "Kamu menerima cinta aku?" tanya Firman "Hore akhirnya aku punya pacar lagi, aku janji kekamu bakal jaga kamu dan selalu menyayangi kamu". "Apa gak gak kayak gitu siapa yang bilang nerima kamu" protes Diana "aku tadi ngangguk maksudnya coba ngerti omongan kamu". "Sudahlah pokok kita sekarang udah jadian, kamu sekarang pacar aku" jawab Firman sambil memeluk pundak Diana "Iya sayang". Entah mengapa Diana hanya terdiam dan tidak melakukan pembelaan. Dalam hati Diana merasakan rasa yang aneh, namun dia suka dengan rasa itu. Udahlah mau protes tetep aja dianya ngeyel, semoga tidak akan terjadi hal yang aneh kedepannya. Emang sih Firman tampan tapi masak secepat ini kita udah jadian batin Diana. Mereka menikmati malam yang indah bersama sebagai sepasang kekasih. "Fir, pulang yuk udah malem ini" kata Diana. "Masih jam setengah 10 sayang" jawab Firman. " Aku tadi udah janji ke ibu bakal pulang sebelum jam 10" ucap Diana kesal. "Siap sayang, ayo kita pulang kasihan camer kalau cemas nunggu kamu" jawab Firman "Gak usah mayun nanti tak cium kamu". "Dasar mau kamu" sahut Diana. Sesampainya Diana dirumah, dia merasa lega. Apa ini mimpi ya, tapi kalau mimpi kenapa terasa nyata. Dan bodohnya kenapa aku meng iyakan ucapan Firman tadi batin Diana. Firman : Sayang udah tidur? Diana : Kamu napa manggil aku kayak gitu Firman : Kamu lupa kalau aku ini pacar kamu Diana : Pacar mau kamu, kan aku gak pernah ngomong mau nerima kamu jadi pacar aku Firman : Jadi gitu! Oke sekarang aku tak kerumah kamu sekalian minta izin ke ibu kamu jadiin kamu pacar aku Diana : Jangan jangan, iya iya deh kamu pacar aku Firman : Jadi kalau aku pacar kamu boleh dong kamu manggil aku sayang Diana : Maunya kamu Firman : Sayang gak boleh jutek gitu nanti aku tambah gemes loh sama kamu Diana : Ya sayang Firman : Sayang besuk berangkat sekolah aku anter ya, sekalian aku berangkat kuliah Diana : Gak usah nanti ngerepotin kamu, aku bisa berangkat sendiri Firman : Udah lah sayang mau ya? Apa perlu aku jemput ke rumah kamu Diana : Iya iya, dasar tukang maksa Firman : Besuk jam 7 pagi ya sayang, aku tunggu dekat supermarket Diana : Iya terserah kamu, udah aku ngantuk mau tidur Firman : Oke sayang, selamat malam. Jangan lupa mimpiin aku ya, besuk pagi aku jemput. Miss you "Orang aneh, kenapa bisa aku maunya jadi pacar dia", gumam Diana "Udahlah ngantuk aku mau tidur". ******* "Tumben kamu, udah bangun jam segini. Udah rapi segala" tanya ibu Diana. "Ibu ini gimana sih, anaknya rajin di bilang tumben kalau Diana bangun kesiangan marah marah" jawab Diana. "Ya udah kamu sarapan dulu habis gitu berangkat sekolah" suruh ibunya. "Siap bos" jawab Diana dengan semangat. Diana berjalan ke arah supermarket, dilihatnya Firman yang sudah menunggunya di atas motor. "Udah lama nunggu?" tanya Diana. "Gak kok baru 5menit nunggu kamu di sini" jawab Firman "Cepet pakai helm ini naik, nanti kamu terlambat lagi". Diana pun menuruti ucapan Firman. Sepanjang perjalanan, Diana dan Firman hanya terdiam. Sesampainya di depan gerbang sekolah banyak siswa memandangi mereka, "ih itu kan si Firman kok bisa sih nganterin cewek itu" ucap salah satu siswi yang menyadari kedatangan mereka. "Apa mungkin mereka pacaran?" tebakkan siswi lainnya. Diana pun masuk sekolah tanpa menanggapi omongan dari mereka. Berita begitu cepat menyebar dan terdengar ke telinga Rosa. Jam istirahatpun tiba, tanpa disangka Rosa menemui Diana dengan beberapa temannya. "Eh kamu cewek gatel" kata Rosa "Kamu b***k apa gimana, udah gur peringatin jangan deket deket Firman dia gebetan aku". "Kamu kok kayak orang PEDE gitu kalau Firman juga ada rasa ke kamu" bela Tanti "Kamu gak tau ya kalau Firman sama Diana udah jadian jadi tolong ya gak usah sok ngancem ngancem segala". "Apa barusan kamu omongin?" tanya Rosa tak percaya. "Kamu kayaknya yang b***k, Firman sama Diana udah JADIAN" jawab Tanti dengan sedikit berteriak. Rosa pun terdiam, Apa mungkin Firman sudah jadian dengan cewek murahan itu padahal kan aku lebih cantik dari dia. Gak mungkin itu pasti akal akalannya saja batin Rosa. "Gue gak percaya" kata Rosa sambil melotot ke arah Diana "Kalau ini benar lihat apa yang akan gue lakukan ke kamu". Rosa dan temannya pun pergi meninggalkan Diana. "Dasar cewek sok berkuasa, emang dia siapa bisa ngancem kamu kayak gitu" ucap Tanti "Di kamu ni kenapa sih dari tadi diem aja". "Udahlah aku males nanggepin cewek tadi" jawab Diana "Lagian aku ngerasa aneh kenapa juga aku bisa jadian sama Firman secepat ini". "Jodo kali" sahut Tanti. Diana dan Tanti berjalan ke kantin untuk membeli makanan. ******** "Firman lo ni kenapa kayak seneng banget habis ketemu bidadari?" tanya Brian. "Iya aku habis ketemu bidadari yang langsung jatuh kepelukanku" jawab Firman. "Bidadarinya namanya siapa sih? jadi pengen tau!" ucap Brian. "Lo gak perlu tau nanti malah lo embat lagi" jawab Firman lalu pergi meninggalkan Brian. Dengan rasa penasaran Brian bertanya "Gung, lo tau gak siapa cewek yang di dekatin sama si Firman?". "Diana mungkin" jawab Agung "Anak SMA 8 yang gak sengaja nabrak dia, trus kayaknya si Firman suka sama tuh cewek". "Emang anaknya cantik?" tanya Brian. "Lumayan lah" jawab Agung "Syukurlah Firman bisa suka cewek lagi setelah di tinggal sama si Hani, Gue kasihan aja ngeliat dia kayak orang gak bersemangat gitu". Gue harus tau siapa itu Diana. Dan gue harus mastiin apa di beneran cantik batin Brian. bersambung....
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN