Episode 31

1435 Kata

Happy reading . . . Sorry for typos   Continue here...   Kanika memandang sepupunya dengan kening mengkerut dalam. Tak biasanya Aluna nampak pucat dan lesu saat bekerja seperti ini, ia terus memperhatikan gerak gerik Aluna yang sedang merapikan data di mejanya.   Sesekali Aluna mengusap tengkuknya dan menggerakkan ke kanan dan ke kiri. Tadi pagi ia tak sempat sarapan karena Shaqueen sudah ngambek dan marah-marah alhasil tadi ia jadi muntah dan sekarang lemas, hanya bisa minum teh itupun sedikit dan sekarang pun ia tak bisa menjemput Shaqueen di sekolah.   "Lun?" sapa Kanika lalu duduk di hadapan Aluna.   "Hm?" sahutnya lemas.   "You okay?" tanya Kanika, Aluna hanya mengangguk. "Yang bener, Lo?"   "Iya Bu Bidan, kenapa sih?"   "Nggak, habisnya lo pucet banget

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN