Melabrak Pelakor

1254 Kata

"Tadi malam suamimu pulang gak?" tanya Sany. Dia baru datang langsung membuka kulkas dan mengambil sebutir apel merah, setelahnya memotong buah itu dengan pisau yang ada di meja dapur. Aku menggeleng. Memang tidak pulang Mas Dales, dan aku juga tidak mengharapkan dia pulang. Buat apa? Toh dengan ada dan tidaknya dia di rumah ini tidak akan berpengaruh apa-apa. "Oh, jadi nginep di tempat wanita itu?" Sany menggigit satu potong apel. "Bisa jadi." Sany hanya mengendikkan bahu, lalu kembali mengambil sepotong apel lagi dan menyuapkan ke mulutnya. Weekend ini, aku berencana akan pergi jalan-jalan ke mall atau ke mana saja yang belum sempat kukunjungi beberapa tahun ini. Untungnya, kemarin Sany tidak jadi ke tempat mertuaku dan meminta paksa dokumen yang disembunyikan Mas Dales. Jadi masi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN