"Halo, Tante! Saya Hera!" ucapku sambil menunduk. Puas sekali rasanya melihat wajah mereka yang pias. Benar-benar puas. "Jadi, Hera ini pacar Theos, Ma. Sengaja sekalian mau ngenalin ke Mama!" Adios mengajakku duduk di kursi yang berseberangan dengan mamanya. Aku melirik Mas Dales yang bola matanya seolah mau keluar. Memang selingkuhannya saja yang bisa berdandan cantik dan seksi, aku juga bisa kali. Jangan salah, wanita jika sudah bertindak akan lebih bersinar dari yang sebelumnya. Apa lagi tidak memikirkan uang belanja dan cicilan. Adios yang sepertinya mulai merasa ada yang salah dengan sikap kami, menoleh bergantian ke arahku dan mamanya. Dia juga melihat raut wajah Mas Dales yang salah ingin menerkamku. Kejutan yang indah, bukan? "Ada apa? Kenapa kalian aneh?" tanyanya. Aku

