MENEMUI RACHEL DI LAPAS

1246 Kata

BAB 24 MENEMUI RACHEL DI LAPAS "Tante, Papa tadi mengumpat, ya? Bulan denger, kok! Kata Bu Guru, kita gak boleh mengumpat. Bener, kan?" ujar Bulan polos. "Betul. Jangan ditirukan, ya!" "Siap,Tante!" "Ya sudah, yuk, balik!" Kienan segera menurunkan Bulan dari kursinya dan menggandengnya menuju pelataran parkir. "Hari ini kalian benar-benar menjadikan aku sopir, ya?" protes Ardhan saat mereka sudah di mobil. Kienan dan Bulan terkikik geli. Bulan menyandarkan tubuhnya ke tubuh Kienan, tak lama kemudian dia terlelap. "Bulan tidur, ya?" tanya Ardhan. "Iya, Mas!" "Kamu ikut aku bentar, ya? Habis itu aku antar ke kantor." "Kemana?" "Ngantar Bulan pulang. Kasihan, dia pasti capek. Biasanya, sepulang sekolah dia langsung tidur." "Boleh, kasihan dia. Pasti tidak nyaman tidur di mobil."

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN