DUDA KESEPIAN

1244 Kata

BAB 25 DUDA KESEPIAN "Betul itu! Kata Dokter, kamu harus bed rest total. Gak boleh ngapa-ngapain!" lanjut Ardhan. "Trus, urusan kantorku bagaimana? Masak aku tinggal gitu aja?" ujar Kienan. "Serahkan semuanya sama orang-orang kepercayaan kamu!" "Aku tidak bisa lepas tangan begitu saja, Mas! Aku takut dicurangi lagi!" ujar Kienan sendu teringat pengkhianatan mantan suaminya. "Gak seratus persen lepas tangan juga! Untuk urusan berkas, tetap lewat kamu. Hanya, untuk meeting dan lain-lain, serahkan ke orang lain," ujar Ardhan. "Kata Dokter, ini yang kedua kalinya, kan? Jadi, kali ini harus ekstra hati-hati. Kamu tidak mau kan, kehilangan anak-anak kamu?" lanjut Ardhan. Kienan mengangguk. "Udah, kamu nurut saja! Ini kan, untuk kebaikan kamu juga!" lanjut Tante Halimah. "Iya, Tante!"

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN