Bab. 29 - Permintaan

1225 Kata

Kesehatan Nessa semakin membaik, terlebih adanya perhatian Brian dan teman-teman yang menghibur. Ken dan Jason selalu pandai melontarkan lelucon atau candaan yang selalu menimbulkan gelak tawa pendengarnya. Rasanya lebih cocok bila mereka ikut audisi sitkom atau jadi penyiar radio saja. Tampang boleh maskulin dan ganteng, tapi suara tak kalah mumpuni. Bakat mereka terlahir alami untuk menghibur yang lain. "Gue kasih tebak-tebakan. Ada pohon mangga sepuluh. Tapi mati satu, tinggal berapa hayo?" celoteh Ken di tengah-tengah obrolan mereka. "Sembilan?" Jason menebak. "Seribu sembilan," timpal Nessa. Jawabannya mendapat lirikan aneh dari teman-temannya. "Mati satu kan tumbuh seribu. Gitu kata pepatah lama," lanjutnya menjelaskan. "Kalian sudah malam masih pada nongkrong di teras?! Buru

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN