Sudah hampir tiga bulan berlalu. Awal November menjadi titik permulaan bagi keluarga Brian dan keluarga Jenie. Setelah melalui rangkaian pertemuan tertutup. Akhirnya mereka memutuskan untuk mengakhiri perseteruan bisnis, dan permohonan Handoko untuk bekerjasama dengan Raharja pun disambut dengan baik. Orang tua Jenie menurunkan ego mereka demi putri tercinta. Mereka tak sungkan menemui orang tua Brian dan mengutarakan kesulitan yang dialami Jenie. Hal tersebut menimbulkan simpati di hati Kartika dan suaminya, Seto Cakra Raharja. Alhasil mereka pun merencanakan hubungan kerjasama yang lebih erat dari sekadar rekan bisnis semata. Yaitu kekeluargaan. Lobi kantor pusat Raharja dipenuhi para wartawan dari berbagai media masa. Baik dari liputan surat kabar, majalah, maupun stasiun televisi.

