Bab. 13 - Patah Hati

1913 Kata

Jenie memutar setir ke samping. Sengaja ingin menghalau laju mobil Brian. Dua mobil mewah itu berhenti seketika. Brian akhirnya turun, masih dengan wajah tertekuk datar. Meski begitu aura mempesonanya tak lekang sama sekali. Jenie menghampirinya. "Kamu kenapa?" "Apa pedulimu." Brian tetap dingin. "Brian, hanya karena hubungan kita berakhir tragis, bukan berarti kita nggak bisa berteman kan?" "Kamu pikir aku mau berteman sama cewek yang udah ninggalin aku? Mimpi!" ketus Brian. Jenie tersenyum kecil. Ia tahu Brian pastilah masih sangat kecewa. Jenie lebih memilih meninggalkan Brian demi keluarganya. Keluarganya adalah rival utama dari keluarga Briwn. Itu sebabnya anggota Cocobie menjuluki dua sejoli ini dengan sebutan Romeo Juliet. "Ayolah. Jangan keras kepala begitu. Kamu adalah c

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN