Bab. 12 - Ada apa?

1966 Kata

Seseorang duduk menyilangkan kaki dengan santai di salah satu kursi yang sudah ia pesan khusus sehari lalu. Matanya tak bosan mengamati seisi kafe yang dominan warna cokelat elegan, serta kursi-kursi kayu yang tertata rapi di setiap tempatnya. Anomali Coffee Senopati. Salah satu resto bergaya modern klasik di kawasan Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Salah satu tempat nongkrong favorit Niko dan teman-temannya saat senggang. Dan kali ini ia datang tak bersama sahabat-sahabatnya, melainkan someone spesial. Mendengar bahwa Sutha sang pujaan hati akhirnya menerima ajakan kencan sehari, yang ia sepakati dengan Juna. Senyum Niko terukir menawan menampilkan lengsung pipit manis di pipinya. Rahangnya tetap keras khas cowok flamboyan yang tegas mengagumkan. Ia berdiri mengetahui sosok wa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN