Goyah

2682 Kata

“Apa sekarang kau akan mempertimbangkan tawaranku yang waktu itu?” Daiki berkata saat kami melangkah beriringan. Aku tidak mengerti apa yang dia bicarakan. Terus terang saja, aku lupa. Melihatku yang tidak mengatakan apapun, sepertinya Daiki bisa cepat tanggap dan paham bahwa aku memang tidak tahu apa yang dia maksudkan. “Kau tidak akan terlihat seperti seorang wanita yang dicampakan didalam sana. Mainkan saja peran yang kau mau. Bertingkah seperti kau kekasihku atau apapun itu,” dia secara otomatis kemudian menerangkan apa yang dia katakan diawal. Dan saat itulah aku juga secara alami tertawa menanggapinya. Bisa-bisanya dia nampak serius berkata bahkan seintens itu untuk sesuatu yang menurutku kekanakan seperti ini. “Tentu,” tapi kutanggapi itu hanya dengan tawa segar, dan juga senyuman

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN