Seorang lelaki berdiri beberapa meter di depan sana. Kutebak umurnya di atas lima puluh tahun, tapi walau begitu tubuhnya masih terlihat gagah dan tegap. Kendati rambutnya sudah banyak yang memutih, justru itu menambah aura kewibawaannya. "Memalukan!" teriaknya lagi sambil melangkah lebar. "Daddy?" ucap Violetha. Daddy? Apa dia ayahnya Violetha? Om Johan itu? Aku menoleh ke arah Arya. Dia hanya menatap kejadian ini, seolah sedang menonton acara televisi. Duduk menyandarkan punggungnya, dengan satu tangan memegang dagu seperti biasa. Sedang Tante Adinda, juga tampak tidak kaget sedikit pun atas kehadiran ayahnya Violetha. Apa mungkin ini disengaja? "Jadi seperti ini, kelakuan kamu di belakang Daddy?" teriak Om Johan lagi, setelah berdiri di samping meja makan. Violetha berdiri, kelu

