22. Kalah Lagi

2547 Kata

[Pov Arya] *** "Tuan Arya," panggil Lili. Aku yang sedang menaiki tangga, menghentikan langkah. "Ada apa?" tanyaku setelah memutar tubuh ke arahnya. Lili berdiri di ujung anak tangga paling bawah. "Ini Nona Violetha," sahut Lili dengan wajah gugup. Astaga! Perempuan itu. Dari pagi aku sengaja tidak mengangkat teleponnya, sekarang malah beralih ke telepon rumah. "Sudah ... puluhan kali menelepon," sambung Lili. Nada suaranya terdengar memelas. Mungkin dia merasa kasihan pada Violetha atau mungkin mengasihani diri sendiri yang harus terus menjawab telepon perempuan cerewet itu. "Bawa sini," perintahku akhirnya. Agar Violetha tidak mengganggu ART di rumahku lagi. Lili tersenyum, lalu menghampiriku. Kuserahkan tas kerja di tangan kiri, dan mengambil alih telepon dengan tangan kanan. "H

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN