Tiga Delapan

1934 Kata

Si Eldar ikut keluar juga. Eh, dia enggak ikutan bikin strategi?"Hey!" panggil gue. "Kau tidak ikut membuat strategi?" Jujur, gue masih ragu kalau David doang yang bikin. "Ayah hanya ingin bicara berdua dengannya," jawab dia. Mukanya murung gitu. "Bagaimana cara orang-orang di sini mendapatkan uang?" Gue alihkan pembicaraan. Penasaran sih gue. Mereka ini lumayan terpelosok, tapi peralatan tempur, bisa dilihat dari prajurit yang jaga, bagus-bagus. Kalau pun dibikin, gimana cara bikinnya coba? Apa di sini ada pengrajinnya? Eldar diem bentar, kayaknya dia enggak mau ngasih tahu orang asing. "Aku tidak bermaksud apa-apa, hanya penasaran saja. Apakah di sini juga membutuhkan uang?" Ngobrol sama orang yang tuaan emang susah euy. Untung aja anak-anak pada pergi, mereka berempat mau lihat-lihat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN